Kandungan Nutrisi dan Manfaat Jagung untuk Ibu Hamil

Saat hamil, seorang wanita sangat dianjurkan untuk mengonsumsi berbagai makanan sehat dan kaya nutrisi. Tiga zat gizi utama yang harus ada dalam diet ibu hamil adalah folat atau vitamin B9, yodium, serta zat besi. Anda pun perlu memperbanyak makan serat, buah-buahan, sayuran, serta air putih. Bagaimana dengan jagung? Selain serat yang bagus untuk pencernaannya, apa lagi manfaat jagung untuk ibu hamil? Yuk, simak penjelasannya berikut ini.

Zat gizi yang terkandung pada jagung

Jagung memiliki 4 tipe utama, antara lain:

  • Sweet corn alias jagung manis. Jenis jagung ini banyak ditemukan di Indonesia dan mungkin ada di dapur Anda. Seperti namanya, jagung ini memiliki rasa yang manis dan warna kuning atau putih, atau kombinasi keduanya.
  • Popcorn atau jagung berondong. Butiran jagung ini mengandung sedikit air. Ketika Anda memanaskan bulir berondong jagung tersebut, air di dalamnya akan menguap. Tekanan dari uap air ini yang membuat jagung berondong meloncat-loncat saat dimasak.
  • Indian corn, yaitu jenis jagung yang bulirnya berwarna-warni seperti pelangi. Tipe jagung ini tumbuh di Amerika bagian Tengah dan Selatan.
  • Dent corn yang berwarna putih dan kuning. Umumnya, jenis jagung ini dijadikan pakan ternak dan bahan makanan kemasan seperti keripik tortilla dan bubur.

Secara umum, jagung mengandung kalori, air, protein, karbohidrat, gula, serat, lemak, omega 3, omega 6, folat, vitamin, dan mineral seperti zinc dan magnesium. Dalam 100 gram jagung manis terdapat:

  • 86 kalori
  • 18,7 gr karbohidrat
  • 3,27 gr protein
  • 1,35 gr lemak
  • 2 gr serat
  • 3 mg kalsium
  • 89 mg fosfor
  • 0,52 mg besi
  • 270 mg kalium
  • 6,8 mg vitamin C

Jagung yang berwarna kuning cerah merupakan sumber karotenoid lutein dan zeaxanthin. Keduanya adalah antioksidan yang berperan menjaga kesehatan dan fungsi mata serta mencegah kerusakannya. Tanaman ini juga diperkaya dengan vitamin B, E, dan K.

Warna-warna jagung yang berbeda ternyata memiliki makna tersendiri. Semua tanaman memiliki senyawa kimia alami bernama fitonutrien yang bertindak sebagai antioksidan. Biasanya, jagung dengan bulir berwarna gelap mengandung antioksidan yang lebih tinggi dibandingkan dengan jagung kuning ataupun putih.

Manfaat jagung untuk ibu hamil

Jika ibu hamil bosan makan nasi atau mual mencium bau nasi, jagung bisa menjadi alternatif pengganti nasi. Mengandung berbagai nutrisi, jagung mempunyai banyak manfaat pula untuk ibu hamil.

1. Memberikan energi

Berkat karbohidrat di dalamnya, jagung bisa menjadi sumber energi yang penting untuk ibu hamil. Karbohidrat pada jagung hampir memenuhi 6 – 7% dari kebutuhan harian. Namun, karbohidrat yang terdapat pada jagung bukan jenis yang bisa meningkatkan kadar gula darah secara drastis. Serat dapat memperlambat pemecahan gula oleh tubuh dan pelepasannya ke aliran darah.

Hal tersebut dikarenakan karbohidrat jagung merupakan jenis karbohidrat kompleks. Bersama dengan serat dan protein, karbohidrat kompleks pada jagung dicerna lebih lama oleh tubuh. Makanya, energi yang disuplai oleh jenis karbohidrat ini lebih tahan lama dan stabil. Tapi, makanlah jagung sewajarnya saja, tidak perlu berlebihan.

2. Melancarkan pencernaan dan mencegah sembelit

Jagung mengandung cukup banyak serat yang penting untuk ibu hamil. Serat membuat makanan bisa bergerak dengan lancar melewati saluran cerna. Serat juga akan menarik air ke dalam usus dan melunakkan feses agar mudah dikeluarkan dari tubuh.

Tidak heran jika salah satu manfaat jagung untuk ibu hamil adalah mencegah sembelit alias susah BAB. Selain itu, makanan kaya serat biasanya juga tinggi nutrisi lain yang dibutuhkan oleh ibu hamil dan janin dalam kandungannya.

3. Menunjang tumbuh kembang janin

Ya, karena jagung mengandung protein. Selama masa kehamilan, terutama trimester kedua dan ketiga, protein merupakan salah satu nutrisi yang sangat dibutuhkan. Protein berfungsi sebagai penyusun sel-sel tubuh si kecil dan berperan penting dalam pertumbuhannya.

Disamping itu, protein juga juga dibutuhkan oleh ibu hamil yang tubuhnya makin besar, guna mengakomodasi kebutuhan janin yang juga sedang tumbuh dan berkembang.

Makanan ini pun mengandung vitamin B3, B5, B6, dan B9. Oleh karena itu, manfaat jagung untuk ibu hamil lainnya berupa:

  • Menjaga fungsi dan kesehatan sistem saraf serta kulit karena vitamin B3-nya.
  • Membantu meredakan gejala mual dan muntah pada trimester pertama karena vitamin B6-nya.
  • Mencegah anemia dan mengurangi risiko cacat tabung saraf pada janin (spina bifida dan ensefalopati) karena vitamin B9 atau folatnya.

Anda dapat mengolah jagung dengan merebus, membakar, ataupun menjadikannya bahan sup. Manfaat jagung rebus ataupun bakar untuk ibu hamil sebetulnya sama saja, hanya beda cara pengolahannya. Asalkan, perhatikan jumlah garam yang Anda gunakan pada masakan, jangan sampai berlebihan.

Sebagai alternatif, makanan berbahan dasar jagung seperti tepung maizena yang difortifikasi nutrisi tambahan atau minyak jagung, juga dapat dikonsumsi selama hamil. Namun, Anda tidak sebaiknya mengandalkan jagung untuk memenuhi nutrisi harian. Makanlah juga berbagai kelompok makanan lain supaya gizi yang Anda peroleh bermacam-macam.

Untuk mendapatkan jagung dengan kualitas terbaik, selalu pastikan Anda membelinya di TaniHub. Platform e-commerce ini selain menyediakan jagung juga menjual aneka buah, sayur, bumbu, telur & unggas, ikan, kebutuhan masak hingga sembako.

Tak hanya lengkap dan berkualitas, belanja di TaniHub juga banyak keuntungannya seperti mendapatkan layanan pengiriman yang cepat, layanan hubungan pelanggan selama 7 hari, metode pembayaran yang beragam, promo – promo menarik serta layanan kepuasan pelanggan yang menjamin penggantian jika barang yang dipesan tidak sesuai.

Untuk berbelanja di TaniHub Anda bisa mengunjungi websitenya yaitu https://TaniHub.com atau mengunduh aplikasi onlinenya di Play Store dan AppStore.

Leave a Comment